Refleksi Diri Di 10 Hari Terakhir

 Informasi, Tajuk, Terkini

Tanpa batas

Refleksi Diri Di 10 Hari Terakhir

Ingandaya — Tak terasa bulan suci ramadhan telah memasuki hari ke dua puluh. Artinya, bulan penuh ampunan ini hanya menyisakan sepuluh hari terakhir.

Bagi orang yang beriman, hal ini membuat hatinya dirundung kegelisahan. Hingga menimbulkan pertanyaan-pertanyaan kecil dalam hatinya. Apakah amal ibadah nya selama ini sudah maksimal ?, Apakah amal ibadahnya benar-benar sudah diterima oleh Allah ?, Apakah dosa-dosa kita sebelumnya sudah diampuni ?, serta berbagai pertanyaan yang masih belum diketahui jawabannya.

Padahal fenomena dalam masyarakat, semakin mendekati Idul Fitri maka manusia semakin disibukkan dengan hal-hal duniawi. Membersihkan rumah, menyiapkan perlengkapan lebaran seperti jajan dan pakaian, belum ini itu, serta mempercepat pekeerjaan agar saat liburan semua beban kerja berkurang.

Lalu apa yang bisa dilakukan dalam 10 hari terakhir ini ?

Dari Abu Musa al Asyari, dia berkata : Rosulullah SAW bersabda :

Wahai Abu Musa, atau wahai Abdullah, maukah aku tunjukkan kepadamu suatu kalimat yang termasuk dari harta karun surga ?

Aku menjawab : Tentu.

Beliau bersabda : Laa haula walaa quwwata illa billaah (Tiada daya dan upaya kecuali dengan pertolongan Allah).

Dari sepenggal hadis di atas, bagi umat muslim yang merindukan surge hendaknya tetap bertawakal dan bacalah Laa haula wa laa quwwata illa billah sebagai pelepas daya upaya diri dan bersandar pada kekuatan Allah. Bacalah disetiap waktu, di perjalanan, di tempat bekerja, atau saat kita sedang duduk-duduk di rumah.

Dari Aisyah ra : Rosululloh bersabda:

Carilah Lailatul Qadar pada (malam hari) ganjil dari sepuluh malam terakhir dari bulan ramadhan.

Dari Abu Hurairoh, dia berkata :

Rosulullah SAW bersabda:

Barang siapa mendirikan (qiyamullail) pada Lailatul qadarkarena iman dan mengharap pahala, maka diampuni dosa-dosanya yang telah lalu.

Artinya, dimalam lailatul qadar, siapa yang mendirikan qiyamulail di malam lailatul qadar maka Allah SWT akan mengampuni dosa-dosa umatnya yang telah lalu. Dimana saat semangat kita sudah menipis, Allah memberi kita motivasi untuk senantiasa beribadah.

Wallahu alam bish shawabi. (dju).

Author: 

Related Posts

Leave a Reply