Amankan Kampanye Akbar, Polres Terjunkan Ratusan Personil 

 Informasi, Terkini

Anggota Polres Tulungagung mendapatkan pengarahan dari Kasat Sabhara AKP Nur Luwi Wibowo jelang pengamanan kampanye akbar di GOR Lembupeteng

Amankan Kampanye Akbar, Polres Terjunkan Ratusan Personil 

Ingandaya – Upaya korps Baju Cokelat di Kota Marmer untuk mengamankan pelaksanaan tahapan pemilihan bupati (pilbup) 2018 cukup serius. Terbaru Polres Tulungagung menerjunkan sebanyak 300 personil untuk mengamankan kampanye akbar pasangan calon bupati nomor urut 2 Syahri Mulyo-Maryoto Bhirowo pada Kamis (21/6) siang di Gedung Olahraga (GOR) Lembupeteng. Pengamanan tersebut untuk menjaga keamanan dan kondusifitas selama pilkada.

“Kami terjunkan 300 personil, baik itu pam terbuka maupun pam tertutup,” tegas Kapolres Tulungagung AKBP Tofik Sukendar melalui Kasubag Humas Iptu Sumaji.

Sumaji mengatakan, sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan KPU Tulungagung kampanye akbar pilbup dilaksanakan pada hari ini (kemarin-red) untuk pasangan calon nomer 2 Syahri Mulyo-Maryoto Bhirowo dan Sabtu (23/6) untuk pasangan calon nomer urut 1 Margiono-Eko Prisdianto. Sedangkan lokasi kampanye telah disepakati di Gor Lembu Peteng.

“Jadi kampanye akbar tersebut merupakan kampanye terakhir yang dijadwalkan KPU Tulungagung dan telah memasuki hari tenang sebelum pencoblosan pada Rabu mendatang,” jelasnya.

Sumaji melanjutkan, pengamanan kampanye akbar kali ini menjadi perhatian pihak kepolisian karena kampanye tersebut menyedot masa dalam jumlah banyak hingga 5000 orang. Untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan polisi lebih pro aktif. Hal ini semata-mata agar keamanan dan kondusifitas di Tulungagung tetap terjaga.

“Selain pengamanan di lokasi, petugas juga menyiagakan di titik-titik jalan menuju ke GOR Lembupeteng,” ujarnya.

Masih menurut Sumaji, untuk pengamanan kampanye ke dua yakni pada Sabtu (23/6) pihaknya akan menerjunkan jumlah personil yang sama. Karena baik pasangan nomor urut satu maupun nomor urut dua masing-masing memiliki masa dan simpatisan yang mencapai ribuan.

Disinggung seberapa jauh kesiapan anggota dalam mengamankan pilkada, Sumaji yakin pihaknya mampu untuk mengantisipasi kericuhan dan potensi kerusuhan saat pelaksanaan pilkada. Pasalnya, kesiapan tersebut telah dipersiapkan sejak jauh-jauh hari sebelum pelaksanaan tahapan pemilu. Seperti simulasi pengamanan selama masa tahapan pemilu, pengamanan pendaftaran hingga penetapan paslon, debat publik, bahkan hingga saat pencoblosan, penghitungan hingga proses pemilu selesai dilaksanakan.

“Alhamdulilah sampai saat ini di Tulungagung masih kondusif,” imbuhnya.

Sumaji menambahkan, pihaknya berharap masyarakat dan masing-masing pendukung tim paslon untuk turut berperan aktif dalam menjaga koindusifitas selama pelaksanaan pilkada. Jangan sampai situasi yang sudah kondusif ini terciderai oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab.

Berdasarkan pantauan Koran Memo, ribuan masa dari berbagai sudut wilayah di Tulungagung tersebut memakai kaos berwarna kombinasi merah putih. Tepat pukul 13.00 WIB mereka berkumpul di Gor Lembupeteng untuk mendengarkan visi misi paslon unggulan mereka.

Dalam kampanye tersebut, paslon nomor urut dua menghadirkan juru kampanye Arteria Dahlan dan Eva Sundari anggota DPR RI, Ketua DPC PDIP Tulungagung Supriyono, dan istri calon bupati Wiwik Sahri Mulyo Kampanye Akbar, Polres Terjunkan Ratusan Personil

Ingandaya – Upaya korps Baju Cokelat di Kota Marmer untuk mengamankan pelaksanaan tahapan pemilihan bupati (pilbup) 2018 cukup serius. Terbaru Polres Tulungagung menerjunkan sebanyak 300 personil untuk mengamankan kampanye akbar pasangan calon bupati nomor urut 2 Syahri Mulyo-Maryoto Bhirowo pada Kamis (21/6) siang di Gedung Olahraga (GOR) Lembupeteng. Pengamanan tersebut untuk menjaga keamanan dan kondusifitas selama pilkada.

“Kami terjunkan 300 personil, baik itu pam terbuka maupun pam tertutup,” tegas Kapolres Tulungagung AKBP Tofik Sukendar melalui Kasubag Humas Iptu Sumaji.

Sumaji mengatakan, sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan KPU Tulungagung kampanye akbar pilbup dilaksanakan pada hari ini (kemarin-red) untuk pasangan calon nomer 2 Syahri Mulyo-Maryoto Bhirowo dan Sabtu (23/6) untuk pasangan calon nomer urut 1 Margiono-Eko Prisdianto. Sedangkan lokasi kampanye telah disepakati di Gor Lembu Peteng.

“Jadi kampanye akbar tersebut merupakan kampanye terakhir yang dijadwalkan KPU Tulungagung dan telah memasuki hari tenang sebelum pencoblosan pada Rabu mendatang,” jelasnya.

Sumaji melanjutkan, pengamanan kampanye akbar kali ini menjadi perhatian pihak kepolisian karena kampanye tersebut menyedot masa dalam jumlah banyak hingga 5000 orang. Untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan polisi lebih pro aktif. Hal ini semata-mata agar keamanan dan kondusifitas di Tulungagung tetap terjaga.

“Selain pengamanan di lokasi, petugas juga menyiagakan di titik-titik jalan menuju ke GOR Lembupeteng,” ujarnya.

Masih menurut Sumaji, untuk pengamanan kampanye ke dua yakni pada Sabtu (23/6) pihaknya akan menerjunkan jumlah personil yang sama. Karena baik pasangan nomor urut satu maupun nomor urut dua masing-masing memiliki masa dan simpatisan yang mencapai ribuan.

Disinggung seberapa jauh kesiapan anggota dalam mengamankan pilkada, Sumaji yakin pihaknya mampu untuk mengantisipasi kericuhan dan potensi kerusuhan saat pelaksanaan pilkada. Pasalnya, kesiapan tersebut telah dipersiapkan sejak jauh-jauh hari sebelum pelaksanaan tahapan pemilu. Seperti simulasi pengamanan selama masa tahapan pemilu, pengamanan pendaftaran hingga penetapan paslon, debat publik, bahkan hingga saat pencoblosan, penghitungan hingga proses pemilu selesai dilaksanakan.

“Alhamdulilah sampai saat ini di Tulungagung masih kondusif,” imbuhnya.

Sumaji menambahkan, pihaknya berharap masyarakat dan masing-masing pendukung tim paslon untuk turut berperan aktif dalam menjaga koindusifitas selama pelaksanaan pilkada. Jangan sampai situasi yang sudah kondusif ini terciderai oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab.

Berdasarkan pantauan di lapangan, ribuan masa dari berbagai sudut wilayah di Tulungagung tersebut memakai kaos berwarna kombinasi merah putih. Tepat pukul 13.00 WIB mereka berkumpul di Gor Lembupeteng untuk mendengarkan visi misi paslon unggulan mereka.

Dalam kampanye tersebut, paslon nomor urut dua menghadirkan juru kampanye Arteria Dahlan dan Eva Sundari anggota DPR RI, Ketua DPC PDIP Tulungagung Supriyono, dan istri calon bupati Wiwik Sahri Mulyo. (dju).

Author: 

Related Posts

Leave a Reply